Sejarah PHP
PHP pertama kali dirancang oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994 untuk melacak pengunjung di halaman web pribadinya. Pada mulanya, PHP bernama:
Personal Home Page Tools
Seiring perkembangannya, PHP berkembang menjadi bahasa pemrograman lengkap yang mendukung berbagai fitur pada pengembangan web modern.
Perkembangan versi PHP secara garis besar:
| Tahun / Versi | Nama / Singkatan | Ringkasan Fitur / Catatan Penting |
|---|---|---|
| 1994 | PHP (awal) / Personal Home Page Tools | Dirancang oleh Rasmus Lerdorf sebagai skrip CGI untuk memantau pengunjung halaman pribadinya. Versi sangat awal — fungsi dasar untuk form handling. |
| 1997–1998 | PHP/FI → PHP 3 | Transisi ke PHP/FI yang lebih matang; pada 1998 muncul PHP 3 yang menandai evolusi menjadi bahasa scripting modular dengan dukungan ekstensi dan lebih banyak fitur untuk web. |
| 2000 | PHP 4 (Zend Engine) | Pengenalan Zend Engine meningkatkan performa dan stabilitas; PHP mulai banyak digunakan pada situs skala besar. |
| 2004 | PHP 5 | Perbaikan kualitas OOP (Object-Oriented Programming), penambahan fitur seperti exceptions, PDO (PHP Data Objects) untuk akses database yang lebih aman. |
| 2015 | PHP 7 | Peningkatan performa signifikan (engine baru), dukungan type declarations, pengurangan penggunaan memori dibanding versi 5.x. |
| 2020–Sekarang | PHP 8.x | Pengenalan JIT (Just-In-Time) compiler, fitur sintaks modern (union types, attributes), peningkatan error handling dan performa lebih lanjut. |

0 Response to "Sejarah PHP"
Posting Komentar