Konsep dan dasar teknis
A. Konsep Fundamental PHP
Untuk memahami PHP sebagai bahasa pemrograman backend, terdapat beberapa konsep inti:
1. PHP sebagai Server-Side Scripting
PHP berjalan di server, bukan di browser. Browser hanya menerima hasil yang sudah diproses dalam bentuk HTML.
Alur sederhananya:
Browser → Mengirim request → Server (PHP memproses) → Mengembalikan Output HTML → Browser Menampilkan
2. PHP Interpreter
PHP tidak dikompilasi seperti C atau Java, tetapi dieksekusi baris per baris oleh interpreter. Ini membuat PHP fleksibel namun mengharuskan kode ditulis dengan benar.
3. PHP Embedded dengan HTML
PHP dapat ditulis berdampingan dengan HTML, yang menjadikannya alat ideal untuk membuat halaman web dinamis.
Contoh:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>Selamat Datang</h1>
<?php echo "Ini dibuat dengan PHP"; ?>
</body>
</html>
4. PHP dan Request Handling
PHP mendukung protokol HTTP dan menyediakan variabel superglobal seperti:
| Jenis Request / Variable | Fungsi Utama | Contoh Penggunaan | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|---|
$_GET |
Mengambil data dari URL (Query String) | ?nama=Shiro $_GET["nama"]; |
Digunakan untuk mengambil nilai dari URL. Biasanya digunakan untuk navigasi, pagination, atau filter. |
$_POST |
Menerima data dari form POST | $_POST["email"]; |
Lebih aman dibanding GET karena data tidak tampil di URL. Ideal untuk login, form input, atau data sensitif. |
$_REQUEST |
Menggabungkan GET + POST + COOKIE | $_REQUEST["input"]; |
Fleksibel tapi kurang aman. Digunakan saat tidak peduli sumber datanya. |
$_SESSION |
Menyimpan data per pengguna sementara | $_SESSION["user"] = "login"; |
Menyimpan data selama user masih dalam satu sesi, cocok untuk login/authentication. |
$_COOKIE |
Menyimpan data di browser pengguna | setcookie("theme","dark"); |
Digunakan untuk preferensi pengguna, misal tema, ingat login, dan tracking. |
$_SERVER |
Informasi server, HTTP header, dan environment | $_SERVER["REQUEST_METHOD"]; |
Digunakan untuk mengetahui method request, IP, alamat file, domain, dll. |
B. Lingkungan Eksekusi PHP
Untuk menjalankan PHP, dibutuhkan:
1. Web Server
Contoh umum:
- Apache
- Nginx
- LiteSpeed
- IIS (Windows)
2. Database (Opsional)
Biasanya menggunakan:
- MySQL / MariaDB
- PostgreSQL
- SQLite
3. PHP Runtime
Lingkungan pengembangan populer:
- XAMPP
- Laragon
- WAMP
- Docker (PHP-FPM + Nginx)
<?php// kode PHP ditulis di sini?>
// komentar satu baris/* komentarbanyak baris */
$nama = "Shiro";$umur = 19;
- Tidak perlu deklarasi tipe data
- Bersifat dynamic typing
- Case sensitive ($Nama ≠ $nama)
| Tipe Data | Contoh | Penjelasan |
|---|---|---|
| String | $nama = "Shiro"; |
Berisi kumpulan karakter seperti teks atau tulisan. |
| Integer | $umur = 20; |
Bilangan bulat tanpa desimal (positif atau negatif). |
| Float / Double | $harga = 19.99; |
Bilangan pecahan atau angka dengan desimal. |
| Boolean | $aktif = true; |
Hanya memiliki dua nilai: true atau false, banyak digunakan untuk logika. |
| Array | $buah = ["apel", "mangga", "pisang"]; |
Menyimpan banyak nilai dalam satu variabel, bisa berupa angka, string, objek, dll. |
| Object | class User {}$u = new User(); |
Variabel yang menyimpan instance dari sebuah class (digunakan pada OOP). |
| NULL | $data = NULL; |
Variabel tanpa nilai atau variabel yang sudah dikosongkan. |
| Resource | $conn = mysqli_connect(...); |
Tipe khusus yang merepresentasikan referensi ke resource eksternal seperti koneksi database atau file. |

0 Response to "Konsep dan dasar teknis"
Posting Komentar